Tampilkan postingan dengan label DAILYIZAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DAILYIZAL. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2012

MENGASAH KAPAK

Alkisah ada seorang penebang pohon yang sangat kuat. Dia melamar pekerjaan pada seorang pedagang kayu, dan dia mendapatkannya. Gaji dan kondisi kerja yang diterimanya sangat baik. Karenanya sang penebang pohon memutuskan untuk bekerja sebaik mungkin.

Sang majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerjanya. Hari pertama sang penebang pohon berhasil merobohkan 18 batang pohon. Sang majikan sangat terkesan dan berkata, "Bagus, bekerjalah seperti itu!"

Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari sang penebang pohon bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 15 batang pohon. Hari ketiga dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hanya berhasil merobohkan 10 batang pohon. Hari-hari berikutnya pohon yang berhasil dirobohkannya makin sedikit. "Aku mungkin telah kehilangan kekuatanku", pikir penebang pohon itu.

Dia menemui majikannya dan meminta maaf, sambil mengatakan tidak mengerti apa yang terjadi. "Kapan saat terakhir kau mengasah kapak?" sang majikan bertanya.

"Mengasah? Saya tidak punya waktu untuk mengasah kapak. Saya sangat sibuk mengapak pohon," katanya.

Catatan: Kehidupan kita sama seperti itu. Seringkali kita sangat sibuk sehingga tidak lagi mempunyai waktu untuk mengasah kapak. "Di masa sekarang ini, banyak orang lebih sibuk dari sebelumnya, tetapi mereka lebih tidak berbahagia dari sebelumnya. Mengapa? Mungkinkah kita telah lupa bagaimana caranya untuk tetap tajam?

Tidaklah salah dengan aktivitas dan kerja keras. Tetapi tidaklah seharusnya kita sedemikian sibuknya sehingga mengabaikan hal-hal yang sebenarnya sangat penting dalam hidup, seperti kehidupan pribadi, menyediakan waktu untuk membaca, dan lain sebagainya.

Kita semua membutuhkan waktu untuk tenang, untuk berpikir dan merenung, untuk belajar dan bertumbuh. Bila kita tidak mempunyai waktu untuk mengasah kapak, kita akan tumpul dan kehilangan efektifitas. Jadi mulailah dari sekarang, memikirkan cara bekerja lebih efektif dan menambahkan banyak nilai ke dalamnya.

BERAT SEBUAH DOA


Seorang wanita miskin terlihat sangat putus asa, ia berjalan menuju sebuah toko bahan makanan. Dia mendatangi pemilik toko dengan merendahkan diri dan meminta agar ia dapat memperoleh sedikit kebutuhannya. Wanita itu menjelaskan bahwa suaminya sedang terbaring sakit dan tidak dapat bekerja, sedangkan mereka memiliki tujuh orang anak yang sedang kelaparan menunggu makanan.

Pemilik toko, memandang wanita itu dan meminta agar ia pergi meninggalkan tokonya. Mengingat kebutuhan keluarganya, wanita itu mengiba, "Tolonglah, Pak! Saya janji akan membayarnya sesegera mungkin. Tolong, saya mengiba kebaikan anda untuk anak-anak saya yang lapar."

Pemilik toko mengatakan bahwa ia tidak dapat memberikan hutang untuk barang-barang toko kepadanya.

Tak jauh dari situ, seorang pembeli lain, yaitu seorang pria yang terkenal di desa sebagai dermawan yang banyak membantu mereka yang sedang dalam kesulitan, mengikuti percakapan antara wanita itu dan pemilik toko. Ia lalu menghampiri sang pemilik toko dan berkata padanya bahwa ia akan membayar barang-barang yang dibutuhkan wanita miskin itu untuk keluarganya.

Pemilik toko berkata dengan agak kesal, "Apakah kamu punya daftar belanja?"

Wanita miskin itu menjawab, "Ya, saya punya."

"Baiklah," kata pemilik toko dengan suara sedang, "Taruh daftar belanjamu di atas timbangan dan seberat apapun daftar itu akan saya berikan sejumlah barang yang kau inginkan."

Wanita miskin itu termenung sesaat, lalu ia mengambil dompetnya dan mengeluarkan kertas dari dalamnya dan menuliskan sesuatu di kertas itu.
Kemudian ia meletakkan kertas tersebut dengan hati-hati di atas timbangan sambil terus menunduk. Mata pemilik toko dan pria dermawan itu terbelalak terkejut melihat timbangan kertas turun dan tetap turun.

Melihat hal itu pemilik toko berkata dalam hati, "Aku tidak dapat mempercayainya." Lalu ia mulai menaruh barang-barang ke sisi yang satunya lagi. Timbangan belum setimbang sehingga ia terus dan terus mengisi timbangan dengan barang-barang sampai tidak muat apa-apa lagi. Pemilik toko berdiri terpaku dengan heran. Akhirnya, ia mengambil lembaran kertas itu dari timbangan dan menatapnya penuh keheranan. Kertas itu bukanlah sebuah daftar belanja, namun sebuah doa yang berbunyi:

"Ya Tuhan, Engkau mengetahui kebutuhanku dan aku menyerahkan ini semua di Tangan-Mu."

Pemilik toko mengemasi barang-barang ke dalam kantung kemudian menyerahkannya kepada wanita itu. Wanita miskin itu mengucapkan terima kasih dan meninggalkan toko. Lalu pria dermawan itu mengambil beberapa lembar uang dari dompet dan memberikannya kepada pemilik toko sambil berkata, "Ini membayar barang-barang itu."

Beberapa saat setelah itu, pemilik toko mendapati ternyata timbangannya memang, namun... hanya Tuhan yang tahu berat sebuah Doa. 

TATTO GAMBAR SINGA

Suatu ketika ada seorang lelaki yang menginginkan tatto gambar singa di punggungnya. Ia lalu pergi ke tukang tatto yang paling hebat, dan mengemukakan maksudnya. Ia lalu memilih sebuah gambar singa yang tampak sangat gagah.

Kemudian tukang tatto itu mulai bekerja. Tetapi segera setelah merasakan beberapa tusukan jarum tatto, lelaki itu mengerang kesakitan, "Engkau mau membunuhku?! Bagian mana yang sedang kau gambar?"

"Aku baru mengerjakan bagian ekornya," jawab tukang tatto itu.

"Kalau begitu, hapus saja ekornya. Biarlah gambar singa itu tanpa ekor," teriak lelaki itu.

Kemudian tukang tatto itu bekerja lagi. Dan lagi-lagi si lelaki itu tak tahan merasakan sakitnya tusukan jarum. Ia lalu menjerit, "Wadow, sakit sekali. Bagian mana yang sedang kau gambar kali ini?"

"Kali ini," jawab tukang tatto itu, "adalah bagian telinga singa."

"Tinggalkan saja bagian itu. Biarkan gambar singaku telinga," katanya sambil terengah-engah.

Maka, tukang tatto itu mencoba lagi dengan hati-hati. Tetapi segera saja, setelah jarum menusuk kulitnya, lelaki itu menggeliat lagi. "Sekarang katakan, bagian mana yang sedang buat?"

"Ini adalah perut singa," kata tukang tatto itu dengan putus asa.

"Aku tak mau singa dengan perut!" teriak lelaki itu.

Dengan perasaan jengkel tukang tatto itu berdiri sebentar, lalu membuang jarum dan berteriak, "Seekor singa tanpa ekor, tanpa kepala, tanpa perut? Siapa yang bisa menggambar singa seperti itu? Bahkan Tuhan pun tidak!"

Pojok Renungan: Kita takkan pernah jadi singa, si raja rimba, bila takut pada panasnya gurun pasir. Kita takkan pernah jadi elang, si raja langit, bila gentar pada gamangnya ketinggian. Maka kita pun takkan menjadi apa-apa bila takut pada apa-apa
Yanagi.hime is offline Add to Yanagi.hime's Reputation Report Post Report Post  

Selasa, 31 Juli 2012

di Salah satu Toilet Mall [wajib baca gan]

Di dalam toilet di salah satu Mall yang ada di Jakarta, ada 2 orang Cowok ketika sedang kencing sambil berbincang-bincang ….
Cowok Kesatu: “…. Ente Anak Jelambar ye..?”
Cowok Kedua : ” …Iye bang …”.
Cowok Kesatu : ” … Orang Islam kan … ?!”.
Cowok Kedua : ” …Iye, .bener Bang…”.
Cowok Kesatu : “…. Yg nyunat ente pasti Mantri Abud ye ..?! ”
Cowok Kedua : “… Iye Bang …”
Cowok Kesatu : “…Yang mate nye Juling sebelah kan …??”.
Cowok Kedua : “… Bener banget Bang, …Tapi, kok Abang bise tau semue nye sih..??”.
Cowok Kesatu : “.. Soalnya cume Mantri Abud yang kalo nyunatin orang, motongnye sering mlenceng …..”.
Cowok Kedua : ” …. Terus, ape hubungannye Bang same ane …??”.
Cowok Kesatu : ” .. Tau kagak ente.? ..dr tadi ente NGENCINGIN kaki ane… !!!
Cowok Kedua : ….. Astaghfirullah …… !!!

Rabu, 04 Juli 2012

Keteladanan Tukang Semir Sepatu Mengusik Air Mata

Sore itu di peralihan siang menuju malam, setelah berjibaku dengan tugas kantor saya beranjak menuju sebuah masjid untuk menunaikan kebutuhan sholat Maghrib. Sholat berjamaah sudah menjadi komitmen saya. Ibarat udara yang kita hirup, sholat telah menjadi kebutuhan yang menuntun jiwa menuju ketenangan. Apalagi berjamaah di masjid.

Selesai bermunajat, saya bergegas pulang. Saat hendak mengambil sepatu, sekelebatan mata terlihat seorang bapak tua lengkap dengan peralatan sol dan semir sepatu. Sejenak saya teringat dengan paras ayahanda di kampung yang mungkin seusianya. Bapak itu pun menatap saya dan tiba-tiba menghampiri. Dengan mengiba ia menawarkan jasa semir sepatu. Tak tega, maka saya pun merelakan sepatu kucel dijamahnya.

Dengan gesit sang Bapak membersihkan noda yang melekat di hamparan sepatu. Tak lupa memolesnya dengan semir berkualitas. Sambil menunggu saya sempat mengobrol hingga tak terasa lima menit berlalu. Seperti disulap sepatu kumel bin kucel berubah menjadi kinclong kembali.

“Berapa pak ..? Tanya saya sambil menyodorkan selembar Rp 10.000,-

“Nggak usah,Nak. Kamu telah menolong Bapak untuk beramal. Uang yang bapak dapatkan sudah cukup, tapi bapak merasa belum bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Dan kamulah yang sengaja dipilih untuk menjadi ladang sedekah Bapak.” Jawabnya dengan polos

Subhanalloh! Hanya kata itu yang terucap dari lisan ini mendengar penuturan sang Bapak.

“Sekarang Bapak bisa bantu saya nggak?” Tanya saya dengan sedikit gemetar

“Kenapa, Nak..?

“Bapak tolong bantu untuk menjadi ladang amal saya hari ini. Jadi, mohon terimalah uang ini. Meski tidak seberapa, mudah-mudahan berkah di tangan Bapak.” saya pun berusaha meyakinkannya

“Masih ada ya anak muda seperti kamu, Nak” ujarnya dengan mata berkaca-kaca

“Justru saya yang berterima kasih karena Bapak telah menegur dan mengingatkan saya akan pentingnya berbagi dan bersedekah.” Saya pun tak tahan membendung air mata yang siap mengalir deras


Kami pun berpelukan untuk saling menguatkan dan mendoakan. Subhanallah! Energi dahsyat telah tercipta di antara kami. Terima kasih ya Alloh telah mempertemukan hamba dengan Bapak tua itu. Semoga sang Bapak diberikan kesehatan lahir batin, dilapangkan rezekinya serta dimudahkan langkahnya meniti fananya dunia menuju kekalnya akhirat nanti.

Selasa, 19 Juni 2012

Pemerintah Siapkan Plat Biru Untuk Mobil Mewah.

Permasalahan pembatasan BBM bersubsidi untuk mobil mewah akhirnya mulai menemui titik terang. Pemerintah akan menyiapkan pelat nomor berwarna biru untuk mobil mewah agar tidak bisa membeli BBM subsidi. Benarkah?

“Nah, sekarang kami sudah menemukan caranya, nanti (mobil mewah itu) diberi pelat dengan warna berbeda,” ujar Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman.

Andy menyebut, saat ini sudah ada tiga warna pelat kendaraan, yakni pelat hitam untuk kendaraan pribadi, pelat merah untuk kendaraan instansi pemerintah, dan pelat kuning untuk kendaraan umum. “Untuk mobil kelas atas ini, nanti diberi pelat yang warnanya beda, misalnya warna biru. Jadi, kalau di SPBU, mobil-mobil dengan pelat ini tidak boleh membeli BBM subsidi,” katanya.


Ciricara.com

Andy mengatakan mobil mewah yang akan mendapat pelat khusus ini disesuai dengan kapasitas mesinnya (cc) dan tahun keluarannya. “Yang jelas, kalau cc nya besar atau keluaran baru, pasti masuk kategori ini. Tapi, batasan pastinya masih dimatangkan,” ucapnya.

Menurut Andy, potensi kecurangan yang akan dilakukan oleh pemilik mobil mewah tentu masih ada. Apalagi mengganti warna pelat nomor itu terhitung sangat mudah. “Pembedaan warna pelat ini untuk mempermudah identifikasi,” ujarnya,

Untuk mencegah praktek kecurangan tersebut, Andy menjelaskan kalau pemerintah akan menyediakan sistem khusus untuk membeli BBM subsidi. Ia mengklaim nantinya pemilik kendaraan umum dan mobil pribadi dengan cc kecil atau keluaran tahun lama akan mendapatkan kartu khusus untuk membeli BBM subsidi.

Pembatasan BBM subsidi ini dianggap sebagai solusi terbaik agar subsidi yang diberikan pemerintah bisa tepat sasaran. Apalagi jika mengingat belakangan ini banyak mobil mewah yang mengisi BBM subsidi karena harga BBM non subsidi yang naik jadi Rp 10.200 per liter.

Namun, hingga saat ini pemerintah belum memberikan penjelasan secara pasti kapan pembatasan BBM mobil pelat biru itu akan dilaksanakan. Pasalnya pemerintah masih berkonsentrasi dengan masalah penimbunan BBM subsidi yang sedang marak terjadi.

Sabtu, 02 Juni 2012

Dialog Abu Hanifah dengan Atheis (lemah Iman wajib masuk)

KAPAN ALLAH ADA

Atheis : Pada tahun berapa Robbmu dilahirkan?
Abu Hanifah : Allah berfirman: 'Dia [Allah] tidak melahirkan & tidak dilahirkan.
Atheis : Pada tahun berapa Dia berada?
Abu Hanifah : Dia berada sebelum adanya sesuatu
Atheis : Kami mohon diberi contoh yang lebih jelas dari kenyataan!
Abu Hanifah : Angka berapa sebelum angka empat?
Atheis : Angka tiga.
Abu Hanifah : Angka berapa sebelum angka tiga?
Atheis : Angka dua.
Abu Hanifah : Angka berapa sebelum angka dua?
Atheis : Angka satu.
Abu Hanifah : Angka berapa sebelum angka satu?
Atheis : Tidak ada angka [nol].
Abu Hanifah : Kalau sebelum angka satu tidak ada angka lain yang mendahulinya, kenapa kalian heran kalau sebelum Allah yang Maha satu yang hakiki tidak ada yang mendahului-Nya?


II. MAKSUD ALLAH MENGHADAPKAN WAJAH
Atheis : Kemana Robbmu menghadapkan wajahnya?
Abu Hanifah : Kalau kalian membawa lampu digelap malam, kemana lampu itu menghadapkan wajahnya?
Atheis : Keseluruh penjuru.
Abu Hanifah : Kalau demikian halnya dengan lampu yang cuma buatan itu, bagaimana dengan Allah Ta'ala, nur cahaya langit dan bumi.

III. ZAT ALLAH

Atheis : Tunjukkan kepada kami zat Robbmu, apakah ia benda padat seperti besi, atau benda cair seperti air, atau menguap seperti gas?
Abu Hanifah : Pernahkan kalian mendampingi orang sakit yang akan meninggal?
Atheis : Ya, pernah.
Abu Hanifah : Semula ia berbicara dengan kalian dan menggerak-gerakan anggota tubuhnya. Lalu tiba- tiba diam tak bergerak. Nah apa yang menimbulkan perubahan itu?
Atheis : Karena rohnya telah meninggalkan tubuhnya
Abu Hanifah : Apakah waktu keluarnya roh itu kalian masih ada disana?
Atheis : Ya, masih ada.
Abu Hanifah : Ceritakanlah kepadaku, apakah rohnya itu benda padat seperti besi, atau cair seperti air atau menguap seprti gas?
Atheis : Entahlah, kami tidak tahu.
Abu Hanifah : Kalau kalian tidak bisa mengetahui bagaimana zat maupun bentuk roh yang hanya sebuah makhluk, bagaimana kalian bisa memaksaku untuk mengutarakan zat Allah Ta'ala?!!

IV. DIMANA ALLAH

Atheis : Dimana kira'kira Robbmu berada?
Abu Hanifah : Kalau kami membawa segelas susu segar ke sini, apakah kalian yakin kalau didalam susu itu terdapat zat minyaknya [lemak]?
Atheis : Tentu
Abu Hanifah : Tolong perlihatkan kepadaku dimana adanya zat minyak itu?
Atheis : Membaur dalam seluruh bagiannya
Abu Hanifah : Kalau minyak yang makhluk itu tidak ada tempat khusus dalam susu tersebut, apakahlayak kalian meminta kepadaku untuk menetapkan tempat Allah Ta'ala?!

V. TAKDIR ALLAH

Atheis : Kalau segala sesuatu sudah ditakdirkan sebelum diciptakan, lalu apa kegiatan Robbmu kini?
Abu Hanifah : Ada pekerjaan-Nya yang dijelaskan dan ada pula yang tidak dijelaskan.
Atheis : Kalau ada orang masuk ke surga itu ada awalnya,kenapa tidak ada akhirnya? Kenapa di surga kekal selamanya?
Abu Hanifah : Hitungan angka pun ada awalnya tetapi tidak ada akhirnya.
Atheis : Bagaimana kita bisa makan dan minum di surga tanpa buang air kecil & besar?
Abu Hanifah : Kalian sudah mempraktekkanya ketika kalian ada di perut ibu kalian. Hidup dan makan minum selama sembilan bulan, akan tetapi tidak pernah buang air kecil dan besar disana. Baru kita melakukan dua hajat tersebut setelah keluar beberapa saat ke dunia.
Atheis : Bagaimana kebaikan surga akan bertambah dan tidak akan habis-habisnya jika dengan dinafkahkan?
Abu Hanifah : Allah juga menciptakan sesuatu di dunia, yang bila dinafkahkan malah bertambah banyak, seperti ilmu. Semakin diberikan ilmu kita semakin berkembang dan tidak berkurang.

Kamis, 31 Mei 2012

Lagu Anak-Anak Populer Yang Bisa Membuat Bodoh

1. "Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya...merah, kuning, kelabu...merah muda dan biru...meletus balon hijau, dorrrr!!!"
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb., kenapa tiba2 muncul warna hijau? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 ! ---> bener jg!

2. "Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang... kalo berjalan prok..prok.. prok... aku seorang kapiten!"
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsis- tensi). Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : "mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)... kalo berjalan prok..prok.. prok.." nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : "mempunyai pedang panjang...kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.. atau srek.. srek.. srek.." itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!

3. "Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."
Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu- buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!

4. "Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X"
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsen-trasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!

5. "Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung..Surabaya.. bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik..keretaku tak berhenti lama"
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu.Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya!

6. "Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk2 sambil bernyanyi tri li..li..li.. li..li..li. ."
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit..! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!

7. "Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu.."
Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!

8. "Nina bobo, oo nina bobo.. kalau tidak bobo; digigit nyamuk.."
Menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg "mengancam"

9. "Bintang kecil dilangit yg biru..."
Bintang khan adanya malem,lah kalo malem bukannya langit item?

10. "Ibu kita Kartini, puteri sejati, puteri Indonesia, harum namanya."
Orang tua Kartini namanya Sejati atau Indonesia, atau dua-duanya, dan; Namanya aslinya Kartini = Harum?

11. "Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka."
Nah,gak sopan khan..

12. "Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita..."
kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?

Selasa, 29 Mei 2012

Perbedaan orang pintar dan orang bodoh

1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. 

Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

3. Orang pintar belajar agar mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. 

Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.

5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH), oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar demo, Walhasil orang-orang pintar 'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

11. Bill Gates (Microsoft), Dell, Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Liem Siu Liong (BCA Group), Ali Markus (Maspion) adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada 'orang bodoh'.

Senin, 28 Mei 2012

Air Mani Obat Anti Depresi Wanita












New York, Depresi adalah kondisi mental yang tertekan yang bisa mengganggu kinerja dan menurunkan kualitas hidup. Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasi depresi. Sebuah studi menemukan air mani pria juga bisa dijadikan obat anti depresi.

'Air mani membuat Wanita bahagia'. Itulah kesimpulan yang luar biasa dari sebuah penelitian yang membandingkan suasana hati wanita yang menggunakan kondom saat berhubungan seks dengan yang tidak.

"Saya ingin menjelaskan bahwa kami tidak menganjurkan orang menjauhkan diri dari penggunaan kondom," ujar Gordon Gallup, psikolog di University of New York, yang memimpin penelitian, seperti dilansir dari Newscientist, Kamis (29/4/2010).

Menurutnya, jelas kehamilan yang tidak diinginkan atau penyakit menular seksual akan lebih besar dampaknya dari pada mengimbangi efek psikologis yang menguntungkan dari air mani.

Dalam penelitian ini, timnya membagi 293 wanita dalam beberapa kategori seberapa sering pasangan mereka memakai kondom, dan tingkat kebahagiaan dinilai dengan menggunakan alat Beck Depression Inventory. Orang-orang dengan skor rendah adalah yang paling bahagia dan skor lebih dari 17 dianggap cukup tertekan.

Hasilnya, wanita dengan pasangan yang tidak pernah menggunakan kondom mencetak angka rata-rata 8, wanita dengan pasangan yang kadang-kadang menggunakan kondom mencetak angka 10,5, yang selau menggunakan kondom 11,5 dan wanita yang tidak pernah berhubungan seks mencetak angka 13,5.

Dan menurut hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior ini, gejala depresi dan usaha bunuh diri lebih sering terjadi pada wanita yang menggunakan kondom secara teratur dibandingkan dengan yang tidak.

Hasil penelitian yang akan menimbulkan kontroversi ini menunjukkan bahwa wanita yang secara langsung terkena air mani akan lebih jarang merasa tertekan atau depresi. Peneliti berpikir hal ini dikarenakan adanya perubahan suasana hati wanita akibat hormon dalam air mani yang diserap melalui vagina.

Hal ini tidak terlalu mengejutkan, karena air mani mengandung beberapa hormon yang mengubah suasana hati, seperti testosteron, estrogen, hormon perangsang folikel, hormon luteinizing, prolaktin dan beberapa prostaglandin yang berbeda. Beberapa telah terdeteksi dalam darah wanita sejam setelah terkena air mani.

Banyak orang juga menanyakan apakah seks oral memiliki efek meningkatkan suasana hati yang sama. Menurut Gallup, hal itu bisa saja berlaku pada seks oral, setidaknya beberapa bahan kimia dalam air mani bertindak sama seperti steroid dalam pil KB yang mampu bertahan dari proses pencernaan.

Tapi diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah terkena air mani melalui oral seks atau anal akan sama pengaruhnya terhadap suasana hati pada pasangan heteroseksual dan homoseksual.

Minggu, 13 Mei 2012

sepucuk surat dari ayah dan ibu

Anakku, ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku.
Suatu ketika aku memecahkan piring atau menumpahkan sup di atas meja karena penglihatanku berkurang, aku harap kamu tidak memarahiku.
Orang tua itu sensitif. Selalu merasa bersalah ketika kamu berteriak.
Ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan, aku harap kamu tidak memanggilku tuli.
Mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.
Maaf anakku, aku semakin tua.
Ketika lututku mulai lemah, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk membantuku bangun. Seperti bagaimana aku selalu menuntunmu ketika kamu belajar berjalan.
Aku mohon, jangan bosan denganku ketika aku terus mengulang apa yang aku katakan seperti kaset rusak, aku harap kamu terus mendengarkanku.
Tolong jangan mengejekku atau bosan mendengarkanku.
Apakah kamu ingat, ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sesuatu, kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang-ulang sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan.
Maafkan juga bauku, tercium seperti orang yang sudah tua.
Aku mohon jangan memaksaku untuk mandi, tubuhku lemah. Orang tua mudah sakit karena mereka rentan terhadap dingin, aku harap aku tidak terlihat kotor bagimu.
Apa kamu ingat, ketika kamu masih kecil, aku selalu mengejar-ngejar kamu karena kamu tidak ingin mandi?
Aku harap kamu bisa bersabar denganku ketika aku selalu rewel, ini semua bagian dari menjadi tua dan kamu akan mengerti ketika kamu tua.
Jika kamu memiliki waktu luang, aku harap kita kita bisa berbicara walau sekedar beberapa menit.
Aku selalu sendiri sepanjang waktu dan tidak memiliki seorangpun untuk diajak bicara.
Aku tahu kamu sibuk dengan sekolahmu, teman-temanmu, pacarmu, bahkan jika kamu tidak tertarik pada ceritaku, aku mohon berikan aku waktu untuk bersamamu.
Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil, aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainanmu.
Ketika saatnya tiba, dan aku hanya bisa berbaring sakit, sakit dan sakit, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku.
Maaf anakku, kalau aku sengaja mengompol atau membuat berantakan.
Maaf, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku selama beberapa saat terakhir dalam hidupku.
Mungkin aku tidak akan bertahan lebih lama lagi. Ketika waktu kematian datang, aku harap kau memegang tanganku dan memberika kekuatan untuk menghadapi kematian.
Dan jangan khawatir anakku, ketika aku bertemu dengan sang pencipta, aku akan berbisik padaNya untuk selalu memberikan berkah padamu, karena kamu mencintai Ibu dan Ayahmu.
Terimakasih atas segala perhatianmu, nak. Kami mencintaimu.

Dengan kasih berlimpah, Ibu dan Ayah.

Jumat, 20 April 2012

Kisah Cinta Seorang Anak

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini

memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja.

Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun, Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric. Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.” aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric…

Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”

Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”

Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Saya pun membaca tulisan di kertas itu…

“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”

Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan… katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”

Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More